Senin, 26 Juli 2010

Ponsel Tablet Dell Streak Akan Hadir September



Pihak Dell berikan pernyataan bahwa produk tablet berlayar sentuh Streak akan masuk tanah air pada September ini. Produk yang menggunakan sistem operasi Android versi 1.6 ini akan hadir dengan model 5 inci, 7 inci, dan 10 inci. Perangkat ini dapat digunakan untuk telepon dan browser dan dilengkapi oleh Wi Fi, 3G, dan bluetooth.

Marketing Manager Consumer Business Dell Indonesia, Willy Hendrajudo, mengatakan bahwa nantinya saat dipasarkan dua bulan mendatang Streak sudah menggunakan sistem operasi Android Eclair atau Android 2.1. “Semoga saja bisa masuk September bersamaan dengan masuknya Eclair,” ujarnya. Streak dilengkapi 3G, sesuai dengan positioning Dell yakni menghadirkan perangkat untuk data, multimedia device, dan telepon.

Dikatakan pula oleh Willy, produk ini memakai prosesor Qualcomm QST 3250 dan dilengkapi kamera 5 megapixel serta memori yang totalnya 1,5 GB. “Warnanya sendiri ada dua yaitu hitam dan merah, tapi tampaknya yang masuk ke Indonesia hanya warna hitam,” tutur Willy. Ia pun menambahkan, meskipun bisa dipakai untuk menelpon, namun ini bukan merupakan ponsel. “Ukurannya untuk ponsel terlalu lebar dan untuk tablet pun terlalu kecil, sehingga disebut mid device,” katanya.

Dibanderol dengan harga sekitar US$ 599, Willy mengungkapkan bahwa Streak merupakan produk yang segmented. “Ini ada segmennya, tetapi tidak besar. Demand-nya tetap ada tapi lebih masuk kepada penggemar gadget,” tukasnya. Sejauh ini, seperti diungkapkan Willy, belum ada vendor yang mengeluarkan produk serupa sehingga market pasar yang segmented dapat diambil oleh Dell.

Strategi yang dimiliki oleh Dell dalam memasarkan produk ini masih dalam tahap awal yakni sedang melihat proses distribusi produk tersebut ke tanah air. “Sekarang kita sedang lihat dengan cara seperti apa, dan bekerja sama dengan operator yang mana,” ucapnya. Hingga saat ini pihak Dell telah berbicara dengan beberapa operator, namun belum diputuskan akan menggunakan operator yang mana. “Kami belum bisa mengatakan saat ini,” tandasnya.

Source: swa.co.id

Rabu, 14 Juli 2010

Pusat Aplikasi Pertama Buat Pelanggan Seluler

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator seluler PT Telkomsel meluncurkan toko aplikasi yang dirancang untuk ponsel para pelanggannya dengan nama AppZone. Saat ini layanan tersebut menawarkan lebih dari 2.000 aplikasi yang dapat diunduh langsung melalui ponsel.

"Platform AppZone menyediakan aplikasi-aplikasi yang menarik seperti games, hiburan, gaya hidup, bisnis," kata Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, di sela Indonesia Cellular Show (ICS) 2010, di Jakarta Convention Center, Rabu (14/7/2010).

Menurutnya, untuk mengakses Telkomsel AppZone, pelanggan dapat mengakses http://appzone.telkomsel.com langsung dari ponsel, selanjutnya dapat memilih aplikasi berdasarkan kategori atau fitur.

Telkomsel menyatakan AppZone merupakan langkah nyata dalam mendukung kemajuan industri kreatif di Indonesia. "Kami terus mengembangkan fitur layanan dengan melibatkan para pengembang aplikasi lokal dan global untuk bergabung dalam Telkomsel AppZone," ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah aplikasi yang tersedia akan terus ditambah. Tahun ini Telkomsel menargetkan kerjasama dengan 1.000 content provider untuk mengembangkan berbagai aplikasi dibutuhkan masyarakat.

Dengan harga terjangkau, Telkomsel AppZone ini sangat mudah dan nyaman digunakan, karena tampilan aplikasi akan disesuaikan dengan tipe ponsel pelanggan. Semua proses pengunduhan dan akses ke Telkomsel AppZone tetap dikenakan biaya akses GPRS atau menggunakan paket Telkomsel Flash. Layana one stop application store ini dapat diakses 88 juta pelanggan Telkomsel saat ini.

HTC Wildfire, Si Mini Desire Buat Kawula Muda

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyadari pentingnya aktivitas pertemanan di dunia maya lewat situs-situs jejaring sosial yang ada, HTC mengeluarkan produk berbasis smartphone bagi kelas pemula. Varian ponsel yang diberi nama Wildfire tersebut sudah mengusung sistem operasi Android 2.1 Eclair.


Disebutkan menyasar pengguna kelas pemula dan kawula muda karena -meski menggunakan desain form factor yang mirip dengan HTC Desire- HTC Wildfire menambahkan fitur-fitur khusus yang lebih menitikberatkan pada integrasi jejaring-jejaring sosial paling populer.

Salah satu fiturnya yang tidak, atau belum, dimiliki ponsel HTC berbasis Android lainnya adalah HTC Caller ID. Fitur ini menampilkan status terkini sang penelpon di Facebook lengkap dengan tanggal lahirnya. Hal ini membuat pengguna bisa mengetahui atau mengira-ngira alasan dia menelpon sehingga pembicaraan bisa lebih 'nyambung'.

Fitur lainnya seperti Friend Stream menampilkan status teman Facebook, dan Twitter pada layar yang sama. Mirip dengan fitur Timescape yang ada pada ponsel Android keluaran Sony Ericsson.

Dari segi spesifikasi, HTC Wildfire sudah dilengkapi dengan GPS internal untuk navigasi, Accelerometer untuk bermain gim motion based, Digital Compass, Proximity Sensor yang secara otomatis mematikan layar saat didekatkan ke wajah saat menelpon, dan Ambient Light Sensor yang menyesuaikan intensitas terang-redupnya layar saat digunakan di dalam atau luar ruangan.

Sedangkan untuk keperluan konektivitas, ponsel ini juga sudah menyediakan A2DP Bluetooth v2.1, WiFi b/g, dan audio jack standar 3,5mm.

Untuk yang gemar memotret, kualitas gambar yang dihasilkan sudah cukup baik karena adanya flash dan sistem fokus otomatis. Hasil foto atau rekaman video bisa langsung dinikmati dengan nyaman pada layar anti gores berukuran 3,2 inchi.

Meski sudah secara resmi beredar di Indonesia, sayangnya HTC Wildfire baru tersedia pada pertengahan bulan Agustus 2010. Harga di pasaran diperkirakan Rp 3,7 juta per unit atau setengah dari harga HTC Desire.

Kamis, 01 Juli 2010

Cisco Tablet A Reality, Running On Android

Jul 1, 2010 2:07 am


Networking firm Cisco announced that it will be entering the tablet market with a new device dubbed the Cius.

We covered rumors of Cisco's tablet plans earlier this year, when Cnet's Buzz Out Loud podcast received an anonymous e-mail hinting that the device was on its way. The e-mail detailed that the device would run on Google's Android operating system and would feature a front-facing camera, which, sure enough, is what the Cius features.

Cisco positions the 7-inch Cius as a mobile collaboration tool designed specifically for business use. The Cius tablet, pronounced 'see us', will integrate several of the firm's business applications, including WebEX, Quad, TelePresence and more. In addition to the official Cisco apps, Cisco also announced that Android developers are welcome to create independent applications for the device--with the help of Cisco's own SDK and APIs. The Cius has eight-hour battery life according to Cisco, and will also ship with an integrated Firefox browser.

Under the hood, the 1.14-pound tablet is powered by a 1.6GHz Intel Atom processor, and supports 802.11a/b/g/n Wi-Fi, 3G, and at a later date 4G mobile networking.

The Cius also includes a front-facing camera capable of shooting 720p HD video, as well as a rear-facing 5MP camera. You can also connect a headset via Bluetooth or through the Cius' micro-USB port.

When not on the move, the device can be docked into an optional 'HD audio station' which offers additional USB ports, a wired Ethernet connection and a telephone handset and speakerphone.

Cisco has posted a more detailed introduction to the upcoming device on their website, however no details on pricing is available. The Cius is not expected to launch until early 2011.

Source pcworld

[Via Electronista]

Chris Brandrick, PC World